Sunday, August 13, 2006

Allah...jangan cuekin aku :-(

Dari sebuah hadits qudsi, Allah Ta'ala berfirman kepada seorang hamba-Nya :" Sesungguhnya ada hamba-hamba-Ku yang mencintai-Ku dan Aku mencintai mereka.
Mereka merindukan-Ku dan Aku merindukan mereka.
Mereka memperhatikan-Ku dan Aku memperhatikan mereka.
Jika kamu menempuh jalan mereka, maka Aku akan mencintaimu.
Jika kamu berpaling dari mereka, Aku akan murka kepadamu.”
Hamba itu bertanya : “Apa tanda-tanda mereka?”
Allah Ta'ala berfirman :”Mereka di siang hari mewaspadai bayangan-bayangan seperti seorang penggembala yang mengawasi kambingnya, dan merindukan terbenamnya matahari seperti seekor burung yang menanti tibanya malam untuk kembali kesangkarnya...
Ketika malam tiba dan bercampur dengan kegelapan, tikar-tikar telah dibentangkan dan setiap orang menyendiri dengan Kekasihnya.
Mereka bangun berdiri menghadap-Ku dan memanggil-Ku dengan nama-Ku, serta menggantungkan diri sepenuhnya hanya kepada-Ku...
Di antara mereka ada yang merintih dan menangis, ada yang mengeluh dan mengadu, ada yang berdiri, duduk, ruku' dan sujud.
Demi zat-Ku, mereka tidak bisa menahan diri karena-Ku dan mereka tidak mengeluh karena Cinta mereka kepada-Ku…
Maka, pertama-tama yang akan Aku berikan kepada mereka adalah TIGA PERKARA :
1. Aku letakkan di hati mereka Cahaya-Ku, maka mereka bercerita tentang-Ku,sebagaimana Aku bercerita tentang mereka.
2. Sekiranya langit dan bumi seukuran mereka, niscaya Aku serahkan semua itu kepada mereka.
3. Aku sendirilah yang menghadapi mereka. Hai orang yang Aku hadapi, apakah seseorang mengetahui apa yang akan Aku kurniakan untukmu ? "...



Allah…aku tidaklah mampu mengawasi diriku sendiri di siang hari karena mataku telah silau, aku tidaklah merindukan terbenamnya mentari karena aku takut begitu gelap datang Kau akan memintaku pulang, sementara aku tidak punya bekal berharga yang dapat aku persembahkan pada-Mu, pun ketika aku mencoba bercinta dengan-Mu di pertiga malam aku tak sanggup berkata-kata karena aku malu untuk meminta sementara Kau telah memberi sangat banyak. Lidahku kelu tuk memohon, aku hanya mampu mengucapkannya di hati sebab tenggorokanku telah tercekat oleh air yang terus mengalir.
Allah…kusadari percintaan kita tidaklah mesra, bahkan sangatlah kaku.
Kusebut nama-Mu tanpa nada mesra, berdiriku juga selalu goyah, ruku’ku tidaklah lama, sujudkupun hanya sekejap mata.
Allah…tidak ada sesuatupun yang dapat kupersembahkan dengan baik pada-Mu. Hal terbaik yang pernah aku lakukan hanyalah bahwa aku selalu menangis setiap mengingat bahwa betapa buruknya perlakuanku pada-Mu padahal Kau selalu memberikan yang terbaik untukku bahkan Kau tetap mencintaiku meski bermilyar pengkhianatan telah, sedang, dan akan selalu aku lakukan.
Allah…aku ingin mendapatkan tiga hal yang Kau berikan pada pecintaMU, tapi mungkinkah?! Sementara aku bukanlah kekasih yang baik, aku adalah pengkhianat cinta-Mu. Apakah air mata penyesalan ini cukup untuk membayar kasih-Mu???
Allah…aku tahu itu sangatlah jauh dari kata cukup, bahkan itu adalah harga yang tidak pantas untuk membeli cinta-Mu.
Allah…jika Engkau bermaksud menendangku dari barisan kekasih-Mu tolong kabulkan keinginanku yang satu ini…..JANGAN CUEKIN AKU.
Allah…aku lebih suka jika Engkau menghukumku dengan hukuman paling berat atas pengkhianatan yang aku lakukan ketimbang jika Engkau tidak mengacuhkanku.
Allah…kabulkanlah pintaku ini…aku mohon…aku mohon…aku mohon
Ah..Allah, aku menangis lagi, aku rindu pada-Mu dan aku telah kehabisan huruf
/IQ ‘06

No comments: